Scroll Untuk Baca Artikel
[metaslider id="10308"]
NewsPLN

IIP BUMN Serahkan Bantuan Tahap ke II dalam Program Stunting

×

IIP BUMN Serahkan Bantuan Tahap ke II dalam Program Stunting

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR–Ikatan Istri Pimpinan BUMN Koordinasi Wilayah D (IIP BUMN Korwil D) melalui Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN UID Sulselrabar kembali menyalurkan 15 paket bantuan cegah stunting bagi anak-anak stunting di Makassar, Sulawesi Selatan serta 30 paket bagi Ibu Hamil di Mamuju, Sulawesi Barat pada Tahap II.

Hadirnya paket bantuan ini, telah memperoleh manfaatnya dari para penerima manfaat sebelumnya. Maryanti, salah satu Ibu dari anak yang menerima manfaat di Tahap I menuturkan, bantuan ini sangat penting bagi sang anak dan telah memperoleh manfaat bagi tumbuh kembangnya, melalui penambahan berat badan. Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih pada IIP BUMN Korwil D melalui PIKK PLN UID Sulselrabar dalam upaya penanganan stunting di wilayahnya.

“Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulilah telah memiliki perubahan dari segi berat badan. Selama satu bulan ini, sebelumnya Adnan memperoleh berat badan 7.8 kg, namun sekarang mengalami penambahan yakni 8.8 kg dari bantuan yg diberikan kemarin. Terima kasih atas bantuannya,” ujar ibunda dari Muh. Adnan.

Diketahui sebelumnya, IIP BUMN Korwil D telah menyerahkan bantuan cegah stunting pada Tahap I, sebanyak 30 Paket bagi anak-anak stunting di kota Makassar, pada Agustus lalu. Dipilihnya kota Makassar bukan tanpa alasan, pada tahun 2022 prevalensi (proporsi dari populasi) balita stunting di Sulawesi Selatan mencapai 27,2%.

Kepala Puskesmas Sudiang Biringkanaya dr. Anwar Rauf, M. Kes menyampaikan apresiasi atas bantuan keberlanjutan dari program cegah stunting yang diberikan oleh IIP BUMN Korwil D. Anwar berharap bantuan ini, dapat terus berlanjut dan menyeluruh sehingga dapat membantu kehidupan anak-anak stunting agar semakin sehat di Indonesia.

”Syukur alhamdulilah, atas bantuan yang diberikan. Melalui bantuan ini, kita bisa mendengar manfaatnya. Mulai dari pertumbuhan gizi hingga tumbuh kembangnya. Kami berharap bantuan seperti ini, dapat terus berlanjut dan menyeluruh sehingga dapat membantu kehidupan anak-anak stunting agar semakin sehat di Indonesia,” kata Anwar.

Baca Juga:  Dukung Program Pemerintah Wujudkan Indonesia Bersih dan Bebas Sampah 2025 ACE Hardware Gelar Bersih-Bersih Taman Pakui 

Ketua PIKK PLN UID Sulselrabar Rosmadewi Moch. Andy mengapresiasi upaya pencegahan stunting dari pihak puskesmas hingga penerima manfaat. Melalui bantuan ini, perkembangan gizi serta tumbuh kembang anak-anak yang terus meningkat.

”Kita baru saja mendengarkan secara langsung, bagaimana perkembangan gizi serta tumbuh kembang anak-anak yang terus meningkat,” ujar Rosmadewi.

Selain itu, IIP BUMN Korwil D kembali menyerahkan bantuan Tahap II sebanyak 30 paket cegah stunting bagi ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dipilihnya Kab. Mamuju dikarenakan, dikarenakan wilayah ini masuk dalam peringkat 2 stunting tertinggi di Indonesia dengan capaian 33,8%.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin memandang, pencegahan stunting harus dilakukan dengan bergotong-royong. Sebagai salah satu bagian dari BUMN, PLN siap hadir bergotong royong dengan semua elemen dalam menurunkan stunting di Indonesia.

”Kami siap hadir dalam mendukung upaya penurunan stunting di Indonesia. Karena hal ini merupakan salah satu tujuan kami dalam menjalankan bisnis yang berlandaskan _Sustainable Development Goals_ (SDGs),” tutup Andy.

Nantinya sebanyak 60 paket cegah stunting yang diberikan kepada anak-anak stunting di Makassar, Sulawesi Selatan, sedangkan 75 Bantuan bagi Ibu Hamil di Mamuju, Sulawesi Barat. Pemberian bantuan ini akan diserahkan dengan tiga tahap, mulai dari bulan Agustus hingga Oktober 2023.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *